Minggu, 24 Juni 2012

Dua Kebiasaan Mudah Agar Badan Tetap Sehat

Putro Agus Harnowo - detikHealth

Jakarta, Agar tetap sehat, sebenarnya orang tak perlu direpotkan dengan berbagai olahraga atau diet. Cukup 2 kebiasaan ini mudah ini agar badan selalu sehat yakni jangan banyak duduk dan konsumsi buah dan sayuran.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengubah 2 kebiasaan tertentu sudah sangat meningkatkan kondisi kesehatan yaitu:
1. Jangan banyak duduk
2. Banyaklah makan buah serta sayuran.

"Orang yang memiliki perilaku tidak sehat berisiko mengalami kanker dan penyakit jantung, tetapi sulit sekali mengubah kebiasaan tak sehat tersebut menjadi kebiasaan sehat," kata peneliti, Bonnie Spring, profesor kedokteran di Northwestern University Feinberg School of Medicine seperti dilansir myhealthnewsdaily.com, Sabtu(16/6/2012).

Syarat dan Rukun Sholat


Penulis: Asy-Syaikh Ibnu Baaz dengan susunan Muhammad bin 'Ali Al-Arfaj

Syarat-Syarat Shalat
Shalat tidak akan sah kecuali jika memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun dan hal-hal yang wajib ada padanya serta menghindari hal-hal yang akan membatalkannya.

Adapun syarat-syaratnya ada sembilan: 1. Islam, 2. Berakal, 3. Tamyiz (dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk), 4. Menghilangkan hadats, 5. Menghilangkan najis, 6. Menutup aurat, 7. Masuknya waktu, 8. Menghadap kiblat, 9. Niat.
Secara bahasa, syuruuth (syarat-syarat) adalah bentuk jamak dari kata syarth yang berarti alamat. 

Sedangkan menurut istilah adalah apa-apa yang ketiadaannya menyebabkan ketidakadaan (tidak sah), tetapi adanya tidak mengharuskan (sesuatu itu) ada (sah). Contohnya, jika tidak ada thaharah (kesucian) maka shalat tidak ada (yakni tidak sah), tetapi adanya thaharah tidak berarti adanya shalat (belum memastikan sahnya shalat, karena masih harus memenuhi syarat-syarat yang lainnya, rukun-rukunnya, hal-hal yang wajibnya dan menghindari hal-hal yang membatalkannya, pent.). Adapun yang dimaksud dengan syarat-syarat shalat di sini ialah syarat-syarat sahnya shalat tersebut.

Kamis, 21 Juni 2012

Etika Memberi Nama Anak Dalam Islam


Penulis: Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan

Pengantar;

Menanggapi e-mail dari seorang ikhwan tentang etika memberi nama dalam Islam, maka berikut kami susun makalah yang berkenaan dengan masalah yang dimaksud.

Kami mengira permasalahan ini sangat penting untuk diketahui oleh kaum muslimin dikarenakan banyaknya kaum muslimin yang masih asal-asalan atau salah dalam memberikan nama kepada anak-anak mereka.

Akhirnya semoga makalah yang ringkas ini dapat bermanfaat bagi kita semua, amiin.